Minggu, 03 Mei 2020

Aksi Pencuri di Cisompet-Garut, Sembelih Kerbau Lalu Bawa Kabur Sebagian Dagingnya





- Baru-baru ini warga di kawasan Garut selatan, disetujui di kawasan Cisempur, Gadog, Kecamatan Cisompet Kabupaten Garut digegerkan dengan aksi pencurian yang agak aneh.

Dibilang aneh, pencuri ini membuka kerbau kemudian disembelih dan diambil dagingnya saja, sementara kepala dan tulang belulangnnya dibuang begitu saja.

Nanang, salah satu warga setempat mengaku, salah satu ekor kerbau, sematara warga lainnya juga salah satu ekor pada Sabtu, (2/5/2020) malam.

Pada hari itu, warga Cisempur baru di ketahui kerbaunya dicuri setelah pada pagi hari mendapati kerbau-kerbau mereka tinggal kepala dan tulang belulangnya di kebun karet, kawasan Gadog, Kecamatan Cisompet.

Menurut pengakuan warga lokal, aksi pencurian kerbau dengan cara aneh sudah beberapa kali terjadi. 

Bahkan di Kecamatan Cibalong juga terjadi pencuran hewan ternak seperti ini.

“Kejahatan jagal kerbau ini memang kerap terjadi di kampung kami. Bahkan warga, pernah menghabiskan kendaraan yang digunakan untuk membawa hasil, ”katanya.







Pentingnya Sinergisitas dalam Validasi Data Penerima Bansos di Jabar


KOTA BANDUNG - Validasi data penerima bantuan sosial di Jawa Barat (Jabar) bukan perkara mudah karena ada sembilan jenis bantuan dari instansi yang berbeda-beda. Pendataan secara berjenjang dan keterlibatan semua pihak amat krusial. Selain agar tepat sasaran dan berkeadilan, polemik di masyarakat dapat ditekan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jabar Dodo Suhendar melaporkan, per Senin (27/4/20), 27 kabupaten/kota mengusulkan 3.862.957 Kepala Keluarga (KK) untuk menjadi Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS) non Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) penerima bantuan sosial (bansos).

"Dari sekian data yang masuk itu yang clean dan clear, yang valid NIK-nya, kemudian KTP, alamatnya jelas 1.819.927 (KK). Dari data yang masuk yang clean and clear hanya 46,39 persen. Di antara kabupaten/kota yang bagus adalah Kabupaten Sumedang, yakni 92,81 persen," kata Dodo, Kamis (30/4/20).

Tingginya tingkat akurasi data yang diusulkan Kabupaten Sumedang, kata Dodo, karena sinergisitas semua pihak, baik vertikal (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan/desa, dan ketua RW) maupun horizontal (dinas-dinas terkait).

"Sumedang melibatkan seluruh pihak. Dinsos, Diskominfo, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Disdukcapil. Kemudian melibatkan camat, ngajak desa, RT/RW dilibatkan. Prosesnya dari bawah, di samping verifikasi lewat Sapa Warga, RW mengecek yang tidak sesuai dan memasukkan yang belum terdata," ucapnya.

Dodo mengapreasi langkah dan komitmen Kabupaten Sumedang dalam proses pendataan, pendaftaran, verifikasi, sampai validasi data non DTKS. "Yang diusulkan hampir semuanya itu sesuai. Berarti, Sumedang melakukan validasi data yang bagus," katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang Herman Suryatman menjelaskan, pihaknya menerapkan dua pendekatan dalam memvalidasi data non DTKS. Pendekatan pertama adalah kolaborasi. Semua dinas, mulai dari Dinsos, Diskominfo, Disdukcapil, sampai Dinas PMD, bersinergi dalam pendataan.

"Di kabupaten sendiri kami sinergikan. Kami juga sinergi dengan kecamatan. Ada aparatur ujung tombak, camat, kades, lurah. Kami sinergi dengan para pendamping. Dengan operator kecamatan, operator desa, pendamping PKH, pendamping lokal desa, penggerak desa," kata Herman.

"Banyak pendamping dari berbagai sektor, kita sinergikan. Tidak hanya satu sektor, harus multi-sektor. Tidak hanya satu jenjang, tapi kabupaten, kecamatan, desa," imbuhnya.

 

Optimalkan Sapa Warga

Setelah itu, kata Herman, pihaknya menerapkan double track pendataan. Dengan keterlibatan banyak pendamping, pendataan dilakukan secara manual atau door to door ke RW, dan digital dengan memanfaatkan aplikasi Sapa Warga.

Aplikasi Sapa Warga sendiri dikembangkan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar untuk memangkas jarak komunikasi masyarakat dengan pemerintah. Semua Ketua Rukun Warga (RW) dapat mengakses aplikasi Sapa Warga dan menjadi penanggungjawab.

"Kita lakukan validasi data secara manual. Maka, saat Sapa Warga diluncurkan, bisa saling melengkapi. Karena waktu terbatas hanya 4 hari. Kalau kita melakukan langsung, sangat berat," ucap Herman.

Guna mengoptimalkan Sapa Warga, Diskominfo Kabupaten Sumedang membuat tim khusus untuk memberikan pelatihan teknis penggunaan Sapa Warga secara berjenjang (Diskominfo Sumedang-Operator Kecamatan-Operator Desa-Ketua RW).

Selain pelatihan teknis, Kabupaten Sumedang memberikan pelatihan manajerial. Bagaimana cara mengecek dan memasukkan data via Sapa Warga. Setelah dua pelatihan diberikan, ketua RW bisa langsung melakukan pendataan dan melaporkan secara manual maupun digital.

"Dinsos bikin tim khusus untuk memadankan (data) dengan Disdukcapil. Soal teknologi (Sapa Warga) ada Diskominfo. Task force yang menerima keluhan, sehinga teman-teman kecamatan dan desa ada kesulitan bisa dibantu langsung," kata Herman.

Dengan sejumlah pendekatan tersebut, Kabupaten Sumedang akhirnya memvalidasi 128 ribu non DTKS a

INFORMASI ZAKAT FITRAH THN 2020/1441 H

Bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah sudah berjalan lebih dari satu pekan. Di bulan ini sebagai umat Islam baik laki-laki maupun perempuan diwajibkan membayar zakat fitrah.

Zakat fitrah adalah zakat bagi masyarakat yang mampu. Namun tahukah kamu, berapa jumlah zakat yang harus diperbaiki dan kapan saja untuk pembayarannya.

Mantan Sekretaris Umum MUI DKI Jakarta Zulfa Mustofa menjelaskan, zakat fitrah ditentukan dari makanan pokok sehari-hari. Dalam hal ini masyarakat Indonesia beras dengan jumlah 2,5 hingga 3,5 kilogram.

"Pertama yang dipakai patokan adalah makanan sehari-hari yang dia makan. Tentunya beras orang menengah ke atas berbeda dengan menengah ke bawah," kata Zulfa kepada kami, Sabtu (2/5/2020).

Zulfa menuturkan, setiap masyarakat harus tahu apa yang dimakan pokok yang akan diberikan untuk menghitung zakat yang akan diberikan. Berharap tidak menyamakan dengan patokan orang lain atau biasanya yang ada di masjid, dan musala yang menggunakan patokan umum.

Bahkan, kata dia, lebih bagus jika masyarakat membayar zakat lebih dari makanan pokok yang biasa dikonsumsi.

"Dalam agama bagusnya orang itu (membayar zakat) memang lebih dari standar yang diminta. Misal dia membeli beras 10 ribu per kilogram maka dia membeli harga di atas. Akan lebih baik jika dia memiliki kelebihan uang ditambah dengan sedekah di mana si penerima itu bisa ditambah lauk pauk atau uang, malah bukan malah hanya anjuran. Itu malah bagus, "tuturnya.

Untuk pembayaran zakat fitrah, kata Zulfa, bisa dilakukan sejak awal Ramadhan. Namun dalam aturan agama ada aturan wajib zakat fitrah yaitu saat malam takbiran Idul Fitri.

"Tapi dalam fiqih orang boleh menyegerakan zakat sebelum waktu wajib, biarkan dia sudah masuk waktu yang diizinkan zakat sebelum waktu wajib," katanya.

Lebih jauh Zulfa mengatakan, batas akhir pembayaran zakat fitrah adalah saat khotib naik ke atas mimbar untuk melakukan khotbah saat salat Idul Fitri.


"Kira-kira antara jam 7 pagi. Orang habis subuh masih bisa membayar zakat fitrah kecuali kompilasi dia mau memberi zakat fitrah kepada siapa pun, orangnya enggak ada, itu bisa diundur sampai orang itu datang," tuturnya.

yachyayusliha@gmail.com


Presiden Jokowi 'Gerebek' Rumah Marbot di Malam Hari, Warga Kaget Saat Tahu Siapa yang Datang


presiden-jokowi-1-252020.jpg
KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA
Ilustrasi. Presiden Jokowi 'gerebek' rumah marbot di malam hari, warga kaget saat tahu siapa yang datang.

BOGOR, TRIBUN-TIMUR.COM - Presiden Jokowi 'gerebek' rumah marbot di malam hari, warga kaget saat tahu siapa yang datang.

Ini berlangsung di tengah pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Kaget.

Tak percaya.

Keduanya tak menyangka, pada hari Ahad atau Minggu (26/4/2020) malam, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendadak menyambangi rumahnya di Kampung Pilar, RT 01 RW 03, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat ( Jabar ).

• Catat! THR PNS, TNI, Polri Segera Cair di Tengah Pandemi Corona / Covid-19, 13 Kriteria Penerima

Lisdiawati masih ingat betul ketika Jokowi yang didampingi Pasukan Pengaman Presiden ( Paspampres ) menyusuri gang kecil di kampungnya untuk memberikan bantuan paket sembako dan uang tunai untuk warga di sana.

• Terbaru! 6 Aturan Ketat PNS Era Jokowi Saat Pandemi Virus Corona / Covid-19, THR Berkurang

Lisdiawati mengungkapkan, selain keluarganya, ada dua warga lain di kampungnya yang juga kebagian bantuan dari orang nomor satu di negara ini.

"Yang pasti kaget lihat Pak Jokowi. Datang sekitar jam 10 malam," kata Lisdiawati, kepada Kompas.com, Jumat (1/5/2020).

Lisdiawati mengatakan, sebelum membagikan bantuan itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyempatkan diri untuk berkeliling kampung

Sabtu, 02 Mei 2020

TPU Cikutra Longsor, 11 Jenazah Ditemukan Satu Hanyut ke Sungai


TPU cikutra Bandung longsor 
Sejumlah jenazah yang makamnya tergerus longsor/Foto: Wisma Putra
Bandung - 

TPU Cikutra Kota Bandung longsor akibat diguyur hujan deras Jumat malam (1/42020). Sejumlah makam yang berada dekat tebing sungai longsor. Warga dan petugas berhasil mengevakuasi 11 jenazah, sementara satu jenazah hanyut terbawa arus sungai.

Pantauan , Sabtu (2/4/2020), jenazah-jenazah itu tergerus longsor dan tergeletak di bibir Sungai Cidurian yang berada di RT 06 RW 02, Kelurahan Neglasari, Kecamatan Cibeunying.

"Pertama di bawah ada empat (jenazah)," kata Petugas TPU Cikutra Benny kepada wartawan di lokasi kejadian.

Sedangkan yang menjuntai di atas tebing ada tujuh jenazah. "Di atas ada tujuh. Jadi sebelas," ujarnya.


Ditambah, satu jenazah yang terbawa aliran Sungai Cidurian, jadi total jenazah akibat longsor itu ada 12.

Benny menambahkan, kejadian longsor itu terjadi, Jumat (1/4/2020).

"Kejadian tadi malam, karena hujan tidak reda-reda. Dulu sempat longsor sekali, tidak dibenteng lagi," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih mencari jenazah yang hanyut ke sungai.

penyerahan apd kepada puskesmas

penyerahan apd kepada puskesmas batujajar 
di terima oleh kepala puskesmas 
dr.Hj Enung Masruroh, MM

Jumat, 01 Mei 2020

Kabar Buruk! Presiden Jokowi Umumkan Indonesia Alami Defisit Pangan di Tengah Pandemi

Jokowi umumkan Indonesia defisit stok pangan
Jokowi umumkan Indonesia defisit stok pangan ( Kolase tribunnews)

GridHype.ID - Wabah virus corona yang berbarengan dengan bulan puasa Ramadan menjadi perhatian khusus pemerintah.

Apalagi sekarang, fokus pemerintah adalah stok pangan di Indonesia.

Baru-baru ini Presiden Jokowi mengumumkan langsung kabar buruk soal defisit kebutuhan pokok di sejumlah daerah.

Mulai dari beras hingga telur ayam.

Baca Juga: Alih-Alih Dikawal Pasukan Khusus, Bung Karno Justru Dikawal Gengster yang Terkenal Bengis 'Yakuza' Saat Berada di Jepang

Dilansir dari TribunWow.com, Jokowi meminta jajarannya, khususnya kepada Menteri Pertanian untuk mengantisipasi dan mempertimbangan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi.

Jokowi tidak ingin ketersediaan bahan pokok untuk masyarakat terganggu.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas di Istana Bogor, Selasa (28/4/2020) yang tayang di kanal Youtube Sekretariat Presiden.

"Langkah-langkah antisipasi harus kita lakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok bagi rakyat kita," ujar Jokowi.

Baca Juga: Jangan Kamu Buang! Ternyata Kulit Bawang Bombay Punya Manfaat Luar Biasa, Salah Satunya Obati Kram Kaki

"Oleh sebab itu yang pertama saya ingin agar dilakukan hitungan yang cepat terhadap kebutuhan bahan pokok setiap daerah setiap provinsi agar dihitung mana provinsi yang surplus mana provinsi yang defisit," jelasnya.

Sejumlah daerah alami defisit

Orang nomor satu di Indonesia itu kemudian menjelaskan daerah-daerah yang mengalami defisit bahan pokok.

Seperti misalnya untuk stok beras, menurut Jokowi mengalami defisit pada 7 provinsi.

Hal itu menjadi pertimbangan tersendiri mengingat beras merupakan bahan makanan utama.

Baca Juga: Bingung Bikin Takjil saat Berbuka Puasa? Yuk Bikin Resep Korean Strawberry Milk Latte Ini, Hanya 4 Bahan Saja loh

Selain itu, stok minyak goreng diperkirakan mengalami defisit di semua provinsi di Indonesia.

"Dan laporan yang saya terima untuk stok beras defisit di 7 provinsi, stok jagung defisit di 11 provinsi, kemudian stok cabai besar defisit di 23 provinsi, stok cabai rawit defisit di 19 provinsi, stok bawang merah juga diperkirakan di 1 provinsi dan stok telur ayam defisit di 22 provinsi," jelasnya.

Maka dari itu, Jokowi meminta jajarannya untuk segera mengambil langkah cepat, yakni bisa manfaatkan daerah yang mengalami surplus untuk bisa menutup daerah lain yang mengalami defisit.

Baca Juga: Bukan Penjara, Pelanggar Aturan PSBB Justru Dikenai Hukuman Baca Ayat Al-Quran Selama Ramadan di Daerah Ini

Dirinya mengingatkan untuk pendistribusian tetap bisa berjalan meski di tengah penerapan PSBB maupun larangan mudik.

"Pastikan distribusinya baik, sehingga daerah yang mengalami defisit kebutuhan pokoknya dapat disuplay melalui distribusi dari daerah yang surplus," kata Jokowi.

"Oleh sebab itu, transportasi distribusi pangan antar provinsi antar wilayah antar pulau tidak boleh terganggu, saya akan cek terus karena dengan penerapan PSBB dari beberapa provinsi, beberapa kabupaten kota memang saya mendengar satu dua yang sudah mulai terganggu terutama berkaitan dengan transportasi pesawat," pungkasnya.

Meski begitu, sejumlah daerah terus gencar membagikan sembako di tengah wabah corona.

Salah satunya adalah Pemerintah di DKI Jakarta.

Baca Juga: Kisah Cinta Sehidup Semati, Pasangan yang Telah Menikah 51 Tahun ini Hanya Terpaut 6 Menit dari Kematiannya Masing-Masing Akibat Corona

Pembagian paket sembako ini pun sudah dilakukan disejumlah kelurahan di Jakarta.

Bahkan hingga hari ke-9 PSBB, lebih dari 300.000 paket sembako sudah diterima warga.

Memasuki hari kesembilan pendistribusian bantuan sosial, Pemprov DKI Jakarta telah menyalurkan 300.813 paket sembako kepada warga Jakarta.

Adapun ratusan ribu paket sembako itu diberikan kepada warga miskin dan rentan miskin terdampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Khusus hari ini, pendistribusian paket sembako dilalukan di 26 kelurahan yang ada di Jakarta.

Puluhan kelurahan itu tersebar di Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

"Total paket yang didistribusikan hari ini ada 89.527 paket," ucap Koordinator Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta Ani Ruspitawati, Sabtu (18/4/2020).

Baca Juga: Viral Video Pasangan Asal Rusia Ngamen Bawa Bayi di Pasar Cuma untuk Beli Makan!

Artikel ini telah tayang di Sajian Sedap dengan judul Jokowi Umumkan Kabar Buruk Di Tengah Wabah Corona, 'Beras Defisit di 7 Provinsi, Telur Ayam Defisit di 22 Provinsi'

(*)

Video Pilihan